Langsung ke konten utama

TAMAN NASIONAL LAUT

ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BENGKULU
Nama                    : Emiliya Mega Firoza
NPM                     : E1I017064
Dosen Pengampu  : Dr. Yar Johan, S.Pi., M.Si
Mata kuliah           : Konservasi dan Rehabilitasi
Tugas                     : 1 


TAMAN NASIONAL LAUT
Taman laut adalah wilayah konservasi ada di dalam laut. Taman laut diperuntukkan untuk melindungi dan menjaga keseimbangan bawah laut. Selain itu, taman laut juga di pakai sebagai tempat berkembangbiak flora dan fauna yang hampir punah. Taman laut juga di pakai sebagai tempat untuk memperbaiki ekosistem terumbu karang yang rusak dengan melakukan penanaman kembali terumbu karang.
Syarat-syarat yang dapat dijadikan taman laut sebagai berikut:
1.      Memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi
2.      Memiliki kekhasan ekosistem
3.      Ekosistem belum mengalami kerusakan parah, sehingga masih bisa diperbaiki
4.      Memiliki hewan asli yang terancam punah.
5.      Memiliki daerah yang luas

Fungsi Taman Laut
1.  Fungsi konservasi adalah fungsi taman laut sebagai bagian dari wilayah perlindungan flora dan fauna bawah laut. Taman laut dipakai sebagai lokasi budi daya terumbu karang, serta hewan air yang ada di daerah itu. Sebagai tempat konservasi, taman laut berusaha melindungi ekosistem bawah laut dari segala macam ganggungan atau pengerusakan. Pelaku pengerusakan akan mendapatkan tindakan tegas dari pemerintah.
2.  Fungsi pendidikan adalah sebagai sarana belajar serta sarana pengembangan ilmu pengetahuan. Taman laut merupakan laboratorium yang ada di alam. Fungsi ini juga berperan dalam  pengembangan ilmu pengentahuan. Dimana peneliti dapat mempelajari karakteristik fauna dan flora di bawah laut. Taman laut juga dapat memberikan ilmu bagi para pelajar, yang ingin mempelajari kehidupan bawah laut.
3.  Fungsi wisata adalah sebagai tempat rekereasi bagi manusia. Fungsi ini berguna bagi manusia yang ingin menikmati suasana alam. Taman laut memiliki keindahan bawah laut yang indah. Hal ini karena ekosistem laut di taman laut sangat di jaga. Keindahan ini adalah salah satu daya tarik wisata untuk berkunjung ke taman laut. Dengan mengetahui keindahan alam, diharapkan manusia tidak lagi merusak ekosistem di alam, terutama ekosistem bawah laut.

Contoh Taman Laut di Indonesia


-       Taman Nasional Laut Bunaken
Taman laut Bunaken ini taman laut yang pertama kali di Indonesia. Taman Nasional Bunaken merupakan kawasan pelestarian alam berbasis perairan. Luasnya diperkirakan mencapai 89.065 hektar. Sampai tahun 2015, menurut catatan BTNB, di sekitar maupun di dalam kawasan tersebut, terdapat 25 desa, dan menjadi rumah bagi 35 ribu penduduk.
Dari total luasan itu, terdapat sejumlah zona di antaranya, zona inti (1.077,60 ha), zona rimba (1.528,32 ha), zona rehabilitasi (142,90 ha), zona pemanfaatan pariwisata (1.233,43 ha), zona pemanfaatan umum (72.279,77 ha), zona tradisional (10.460,69 ha), serta zona khusus daratan (2.342,29 ha).


-       Taman Laut Banda
Taman laut Banda berada di Kabupaten Maluku Tengah. Taman laut yang indah ini berada di gugusan pulau Hatta. Memiliki sekitar 130 jenis terumbu karang  dan sekitar 871 spesies ikan serta populasi hiu, kerapu, dan kerang purba membuat taman laut Banda menjadi salah satu taman laut yang indah di Indonesia.


-       Taman Laut Raja Ampat
Taman laut Raja Ampat ini berada di Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat. Kepulauan Raja Ampat memiliki empat pulau utama, yaitu Misool, Salawati, Bantata, dan Waigeo. Taman laut Raja Ampat merupakan taman laut di Indonesia yang terbesar dan menjadi rumah bagi sekitar 537 spesies  koral atai 75% dari total spesies koral di dunia, lebih dari 1.000 spesies ikan karang, dan 700 jenis molusca.


-       Taman Laut Kepulauan Togean
Taman  laut di Indonesia selanjutnya adalah Kepulauan Togean terdapat di Teluk Tomini Sulawesi Tengah. Taman laut ini mempunyai terumbu karang yang terdiri dari 262 jenis dengan luas sekitar 132.000 ha dan menjadi habitat bafi sekitar 596 jenis ikan, 555 jenis molusca, beberapa satwa langka seperti kima raksasa, penyu hijau, penyu sisik, dan paus pilot. 

DAFTAR PUSTAKA
Supriatna J. 2014. Berwisata Alam di Taman Nasional. Jakarta (ID): Yayasan Obor Indonesia

#Ilmukelautan
#Univesitasbengkulu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BENGKULU Nama                      : Emiliya Mega Firoza NPM                       : E1I017064 Dosen Pengampu    : Dr. Yar Johan, S.Pi., M.Si Mata kuliah             : Oseanografi Fisika Quis                         : ke-1 1. Pada pasang Purnama, kapan terjadinya pasang tertinggi dan pasang terendah ? -          Pasang tertinggi terjadi ketika bumi, bulan dan matahari berada dalam suatu       garis lurus. -          Pasang terendah terjadi ketika bumi, bulan dan matahari membentuk sudut            tegak lurus, dimana gaya-gaya...

teknik teknik selam

ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BENGKULU Nama                     : Emiliya Mega Firoza NPM                       : E1I017064 Dosen Pengampu   : Dr. Yar Johan, S.Pi., M.Si Mata kuliah            : Widya Selam Quis                         : ke-1 Skin Diving merupakan teknik selam dasar yang mutlak dan wajib yang harus dipelajari dengan baik dan benar sebelum menjadi seorang penyelam tingkat SCUBA. Kegiatan yang dilakukan oleh seorang SNORKELER DIVER disebut SNORKELING . Teknik Renang Menggunakan Fin                     Ø    Gerakkan mulai dari pangkalpaha Ø   Tidak mengayuh sepeda Ø   Tangan tetap di belakang Ø   Tubuh lurus kede...
ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BENGKULU EMILIYA MEGA FIROZA E1IO17064 EKOLOGI LAUT TROPIS Dr. Yar Johan, S.Pi., M.Si QUIS 2 1. PENGERTIAN EKOLOGI LAUT TROPIS Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos (“habitat”) dan logos (“ilmu”). Ekologi laut merupakan ilmu yang mempelajari tentang Ekosistem air laut. Ekosistem air laut dibedakan atas lautan, pantai, estuari, dan terumbu karang, dan padang lamun. Berikut penjelasan tentang ekologi laut. Maka dapat disimpulkan bahwa ekologi laut tropis merupakan hubungan antara makhluk hidup untuk mempertahankan kehidupannya dengan benda tak hidup (abiotik) di lingkungan bahari atau lingkungan laut tropis yakni lingkungan perairan laut yang terdapat pada garis lintang 23,5­­­0 LS – 23,50 LU. https://febrian08.wordpress.com/2010/04/15/resume-ekologi-laut-tropis/ 2. PENGERTIAN WILAYAH PESISIR? Wilayah pesisir merupakan daerah pertemuan antara darat dan l...