Langsung ke konten utama

Cagar Alam Laut

ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BENGKULU
Nama                    : Emiliya Mega Firoza
NPM                     : E1I017064
Dosen Pengampu  : Dr. Yar Johan, S.Pi., M.Si
Mata kuliah           : Konservasi dan Rehabilitasi
Tugas                     : 1 


CAGAR ALAM

Cagar alam merupakan kawasan suaka alam yang memiliki kekhasan flora, fauna, dan ekosistem tertentu yang dilindungi dan perkembangannya dari ekosistem tersebut berlangsung secara alami. Baik flora maupun fauna yang hidup di dalam kawasan cagar alam tersebut dilindungi keberadaannya. Diharapkan, keberadaan flora dan fauna yang dilindungi tersebut dapat bermanfaat untuk masa yang akan datang.
Cagar alam merupakan wilayah konservasi, maka masyarakat umum tidak boleh memasuki wilayah cagar alam secara bebas. Masyarakat dapat memasuki wilayah cagar alam apabila sudah memiliki Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi. Cagar alam merupakan lokasi tempat perlindungan flora dan fauna yang tidak diperuntukkan menjadi tempat komersial atau tempat pariwisata.

Manfaat dari penetapan suatu lokasi cagar alam adalah:
·         Melindungi berbagai flora dan fauna asli Indonesia dari ancaman kepunahan.
·         Menjaga kondisi tanah agartetap pada kondisi subur.
·         Memberikan pengaturan terhadap tatanan air.
·         Dijadikan sebagai obyek wisata.
·         Sebagai salah satu sumber devisa negara.
·         Sebagai tempat praktik dan juga sumber belajar.
·         Sebagai tempat dilakukannya penelitian.

Contoh Cagar Alam di Indonesia

-          Cagar alam Gunung Leuser di Nangroe Aceh Darussalam
Jenis flora yang dilindungi di lokasi ini adalah daun payung raksasa (Johannesteijsmannia altifrons), bunga (Rafflesia atjehensis dan R. micropylora), serta Rhizanthes zippelnii. Sedangkan jenis fauna yang dilindungi meliputi mawas atau orang utan (Pongo abelii), siamang (Hylobates syndactylus syndactylus), gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis sumatrensis), harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), kambing hutan (Capricornis sumatraensis), rangkong (Buceros bicornis), rusa sambar (Cervus unicolor), dan kucing hutan (Prionailurus bengalensis sumatrana).
-          Cagar alam Bukit Tiga Puluh di Riau 
Jenis flora yang dilindungi meliputi jelutung (Dyera costulata), getah merah (Palaquium spp.), pulai (Alstonia scholaris), kempas (Koompassia excelsa), rumbai (Shorea spp.), cendawan muka rimau/raflesia (Rafflesia hasseltii), jernang atau palem darah naga (Daemonorops draco), dan berbagai jenis rotan. Untuk jenis fauna yang dilindungi di antaranya harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), tapir (Tapirus indicus), ungko (Hylobates agilis), beruang madu (Helarctos malayanus malayanus), sempidan biru (Lophura ignita), kuau (Argusianus argus argus).
-          Cagar alam Sembilang di Sumatera Selatan
Jenis flora yang dilindungi adalah paku gajah (Acrostichum aureum), nipah (Nypa fruticans), cemara laut (Casuarina equisetifolia), pandan (Pandanus tectorius), waru laut (Hibiscus tiliaceus), nibung (Oncosperma tigillaria), jelutung (Dyera costulata), menggeris (Koompassia excelsa), gelam tikus (Syzygium inophylla), Rhizophora sp., Sonneratia alba, dan Bruguiera gimnorrhiza. Sedangkan jenis fauna yang dilindungi meliputi harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), tapir (Tapirus indicus), siamang (Hylobates syndactylus syndactylus), kucing mas (Catopuma temminckii temminckii), rusa sambar (Cervus unicolor equinus), buaya (Crocodylus porosus), biawak (Varanus salvator), ikan sembilang (Plotusus canius), labi-labi besar (Chitra indica), lumba-lumba air tawar (Orcaella brevirostris).
-          Cagar alam Bukit Barisan Selatan di Lampung
Jenis flora yang dilindungi adalah pidada (Sonneratia sp.), nipah (Nypa fruticans), cemara laut (Casuarina equisetifolia), pandan (Pandanus sp.), cempaka (Michelia champaka), meranti (Shorea sp.), mersawa (Anisoptera curtisii), ramin (Gonystylus bancanus), keruing (Dipterocarpus sp.), damar (Agathis sp.), rotan (Calamus sp.), dan bunga raflesia (Rafflesia arnoldi), bunga bangkai jangkung (Amorphophallus decus-silvae), bunga bangkai raksasa (A. titanum) dan anggrek raksasa/tebu (Grammatophylum speciosum). Untuk jenis fauna yang dilindungi beruang madu (Helarctos malayanus malayanus), badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis sumatrensis), harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), tapir (Tapirus indicus), ungko (Hylobates agilis), siamang (H. syndactylus syndactylus), simpai (Presbytis melalophos fuscamurina), kancil (Tragulus javanicus kanchil), dan penyu sisik (Eretmochelys imbricata).
-          Cagar alam Way Kambas di Lampung
Jenis flora yang dilindungi meliputi api-api (Avicennia marina), pidada (Sonneratia sp.), nipah (Nypa fruticans), gelam (Melaleuca leucadendron), salam (Syzygium polyanthum), rawang (Glochidion borneensis), ketapang (Terminalia cattapa), cemara laut (Casuarina equisetifolia), pandan (Pandanus sp.), puspa (Schima wallichii), meranti (Shorea sp.), minyak (Dipterocarpus gracilis), dan ramin (Gonystylus bancanus). Untuk jenis fauna yang dilindungi meliputi badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis sumatrensis), gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), tapir (Tapirus indicus), anjing hutan (Cuon alpinus sumatrensis), siamang (Hylobates syndactylus syndactylus), 406 jenis burung meliputi bebek hutan (Cairina scutulata), bangau sandang lawe (Ciconia episcopus stormi), bangau tong-tong (Leptoptilos javanicus), sempidan biru (Lophura ignita), kuau (Argusianus argus argus), pecuk ular (Anhinga melanogaster).

DAFTAR PUSTAKA
MacKinnon J, M B Artha. 1982. Cagar Alam Conservation Plan for Indonesia. Bogor (ID): FAO

#Ilmukelautan
#Univesitasbengkulu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BENGKULU Nama                      : Emiliya Mega Firoza NPM                       : E1I017064 Dosen Pengampu    : Dr. Yar Johan, S.Pi., M.Si Mata kuliah             : Oseanografi Fisika Quis                         : ke-1 1. Pada pasang Purnama, kapan terjadinya pasang tertinggi dan pasang terendah ? -          Pasang tertinggi terjadi ketika bumi, bulan dan matahari berada dalam suatu       garis lurus. -          Pasang terendah terjadi ketika bumi, bulan dan matahari membentuk sudut            tegak lurus, dimana gaya-gaya...

teknik teknik selam

ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BENGKULU Nama                     : Emiliya Mega Firoza NPM                       : E1I017064 Dosen Pengampu   : Dr. Yar Johan, S.Pi., M.Si Mata kuliah            : Widya Selam Quis                         : ke-1 Skin Diving merupakan teknik selam dasar yang mutlak dan wajib yang harus dipelajari dengan baik dan benar sebelum menjadi seorang penyelam tingkat SCUBA. Kegiatan yang dilakukan oleh seorang SNORKELER DIVER disebut SNORKELING . Teknik Renang Menggunakan Fin                     Ø    Gerakkan mulai dari pangkalpaha Ø   Tidak mengayuh sepeda Ø   Tangan tetap di belakang Ø   Tubuh lurus kede...
ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BENGKULU EMILIYA MEGA FIROZA E1IO17064 EKOLOGI LAUT TROPIS Dr. Yar Johan, S.Pi., M.Si QUIS 2 1. PENGERTIAN EKOLOGI LAUT TROPIS Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari kata Yunani oikos (“habitat”) dan logos (“ilmu”). Ekologi laut merupakan ilmu yang mempelajari tentang Ekosistem air laut. Ekosistem air laut dibedakan atas lautan, pantai, estuari, dan terumbu karang, dan padang lamun. Berikut penjelasan tentang ekologi laut. Maka dapat disimpulkan bahwa ekologi laut tropis merupakan hubungan antara makhluk hidup untuk mempertahankan kehidupannya dengan benda tak hidup (abiotik) di lingkungan bahari atau lingkungan laut tropis yakni lingkungan perairan laut yang terdapat pada garis lintang 23,5­­­0 LS – 23,50 LU. https://febrian08.wordpress.com/2010/04/15/resume-ekologi-laut-tropis/ 2. PENGERTIAN WILAYAH PESISIR? Wilayah pesisir merupakan daerah pertemuan antara darat dan l...